Prabowo Serukan Salat Gaib Serentak, Doakan Petugas KPPS Yang Wafat

Prabowo Serukan Salat Gaib Serentak, Doakan Petugas KPPS Yang Wafat

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menyerukan kepada pendukung dan simpatisannya untuk menggelar salat gaib pada Jumat (17/5). Hal tersebut bertujuan untuk mendoakan arwah para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal saat menjalankan tugasnya pada pelaksanaan Pemilu 2019.

Sholat ghaib tersebut, dilakukan serentak usai melaksanakan sholat Jumat pekan ini. Tidak hanya simpatisan muslimnya, Prabowo juga meminta simpatisan yang menganut agama lain juga turut serta mendoakan berdasarkan keyakinannya masing-masing.

“Saya menganjurkan kepada saudara-saudaraku yang beragama Islam marilah kita pada kesempatan salat Jumat yang akan datang melakukan salat gaib untuk arwah mereka-mereka yang meninggal,” ujar Prabowo.

Dalam video berdurasi tujuh menit itu, Prabowo juga menyampaikan berbagai kejanggalan atas kejadian meninggalnya ratusan petugas KPPS yang menurutnya tidak logis. Kasus ini seharusnya dapat diusut dengan tuntas agar penyebab kematiannya bisa segera diketahui.

Prabowo Serukan Salat Gaib Serentak, Doakan Petugas KPPS Yang Wafat (wartahub.com)
Prabowo Serukan Salat Gaib Serentak, Doakan Petugas KPPS Yang Wafat

Karena menurut Prabowo, sangat tidak wajar para petugas yang masih berusia muda ini meninggal hanya karena kelelahan.

“Lebih dari 570 petugas meninggal dalam keadaan yang penuh tanda tanya, para dokter para ahli kesehatan para pakar mengatakan bahwa sangat kecil kemungkinan orang itu bisa meninggal karena karena kecapean dan kelelahan,” tutur Prabowo.

Prabowo berharap, pemerintah yang saat ini masih berkuasa bisa melakukan investigasi menyeluruh dan melakukan autopsi sehingga bisa diketahui dengan pasti apa penyebab utama para petugas KPPS tersebut meninggal dunia.

Bahkan, Prabowo menyinggung kejadian mati mendadak beberapa ekor sapi di Lamongan. Saat itu, petugas kesehatan di Kabupaten Lamongan langsung bertindak dan melakukan autopsi terhadap sapi-sapi tersebut.

Tetapi, hal tersebut justru tidak dilakukan saat ratusan petugas KPPS dari berbagai usia meninggal dunia. Hal itu tentu saja membuat Prabowo keheranan karena tidak ada upaya mencari penyebabnya.

“Tapi 570 anak bangsa meninggal sangat mengherankan tidak ada upaya mencari tahu mengapa mereka meninggal,” ujarnya.

“Semoga arwah mereka diterima di sisi yang maha kuasa dan ditempatkan di tempat yang sebaik-baiknya karena mereka melaksanakan tugas demi bangsa dan negara,” pungkas Prabowo.