Kampoeng Jokowi Berhasil Di Menangkan Oleh Prabowo-Sandi

Kampoeng Jokowi Berhasil Di Menangkan Oleh Prabowo-Sandi

Garut – Pasangan calon pasangan calon presiden dan wakil presiden Koalisi Adil Makmur, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno, menang telak di bandingkan dengan lawannya, pasangan calon presiden dan wakil presiden kubu Petahana. Kemenangan tersebut di peroleh di kawasan wisata Kampoeng Jokowi, Desa Sukatani, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.

Di TPS 19 tersebut, pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 02 mendapatkan perolehan sebanyak 165 suara, sedangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden kubu Petahana memperoleh sekitar 39 suara. Hal itu di sampaikan oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 19 yang bernama Ade Ahmad, pada (17/4/2019).

“Berdasarkan penghitungan manual, Prabowo-Sandi unggul telak dari Paslon Jokowi-Ma’ruf. Hasilnya Paslon 01, 39 suara dan Paslon 02, 165 suara,” tutur Ade Ahmad.

Ade menjelaskan, bahwa para pemilih di TPS 19 kebanyakan adlaah pegawai perkebunan teh di Dayeuh Manggung. Bukan hanya di Kampoeng Jokowi, namun ada pula beberapa masyarakat dari tiga kampung wisata yang lainnya yang tercatat menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS 19.

Kampoeng Jokowi Berhasil Di Menangkan Oleh Prabowo-Sandi
Kampoeng Jokowi Berhasil Di Menangkan Oleh Prabowo-Sandi (wartahub.com)

“Di sini ada tiga kampung wisata, yaitu Kampung Jokowi, Kampung My Darling, dan Kampung Amsterdam,” tuturnya.

Kampoeng Jokowi awalnya bernama Kampung Cipinang, yang ditinggali oleh para pekerja kebun teh. Tetapi, pengelola kampung kemudian mengganti namanya menjadi Kampoeng Jokowi sebab, di katakan terinspirasi oleh kesederhanaan Presiden saat ini serta diharapkan bisa mendunia.

Dan juga di harapkan di berbagai lokasi di daerah lainnya, pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno bisa menang dan menjadapatkan kemenangan telak. Juga di harapkan agar berbagai kecurangan yang di lakukan oleh para lawannya bisa segera terungkap, sebab masih banyak kecurangan yang sebelum tanggal 17 April sudah ada beberapa kecurangan yang telah terjadi.