Masyarakat Maluku Minta Prabowo-Sandi Berikan Perbaikan Untuk Maluku

Masyarakat Maluku Minta Prabowo-Sandi Berikan Perbaikan Untuk Maluku

Jakarta – Masyarakat di Maluku menilai masih belum dapat menuai kesejahteraan yang sebenarnya. Bahkan, Maluku sebagai provinsi tertua yang penciptaannya di buat bersamaan dengan tujuh provinsi lainnya, semenjak periode kemerdekaan dulu.

Maka dari itu, bila nantinya pasangan capres-cawapres no urut 02 terpilih untuk menjadi pemimpin bangsa ini, pemerintahan di bawah pimpinan Prabowo-Sandi harus dapat memberikan perbaikan untuk Maluku. Hal itu di ungkapkan oleh pakar Kebijakan Publik, Amir Hamzah Marasabessy di diskusi Indonesia pasca Jokowi dengan tema ‘Keadilan pembangunan Maluku dan Papua, Apa Solusinya’ di Media Center Prabowo-Sandi Jl. Sriwijaya, Jakarta Selatan, pada 6/2/2019.

“Prabowo –Sandi harus bisa memberikan kewenangan penuh untuk rakyat Maluku mengelola Sumber Daya Alam (SDA), atau hasil lautnya sendiri,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, bahwa harapan berdirinya bangsa Indonesia ini yaitu, mempunyai kewajiban untuk melindungi, menjaga, dan juga mensejahterakan masyarakatnya mulai dari Sabang hingga Merauke. Tetapi, kata Amir, masyarakat Maluku masih belum bisa menuai kesejahteraan yang sebenarnya. Nyatanya, Maluku justru sebagai salah satu dari provinsi termiskin di Indonesia bersama dengan NTT, NTB, Papua dan Maluku Utara.

“Jadi, usia Maluku sama dengan usia kemerdekaan RI. Tapi hingga kini kesejahteran orang Maluku belum terpenuhi,” tutur Amir.

Amir menilai, pembangunan di Indonesia saat ini tidak merata. Pembanguna tersebut hanya berpusat di Pulau Jawa. Sedangkan, untuk wilayah Indonesia timur seperti Maluku dan Papua di terbengkalaikan saja.

Masyarakat Maluku Minta Prabowo-Sandi Berikan Perbaikan Untuk Maluku
Masyarakat Maluku Minta Prabowo-Sandi Berikan Perbaikan Untuk Maluku (wartahub.com)

Dia melanjutkan, bahwa hal ini meleset jauh dari terger negara Indonesia yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945 yaitu, dengan melindungi segenap bangsa Indonesia dan juga seluruh tumpah dara Indonesia dan juga untuk meningkatkan kesejahteraan umum, dna mencerdaskan kehidupan bangsa.

Oleh sebab itu, jika Maluku ingin sama dengan provinsi di pulau Jawa. Seharusnya pemerintah menciptakan penangguhan pembangungan di Jawa selama 75 tahun.

“Artinya hentikan dulu pembangunan di Jawa selama 75 tahun untuk bangun Maluku. Itu baru bisa setara dengan provinsi lain di Indonesia,” tutupnya.

Di harapkan dengan presiden yang dapat terpilih nantinya, penyelesaian yang di berikan yakni dengan memberikan kesempatan kepada masayarakat Maluku untuk dapat mengelola hasil laut dengan berdasar pada hak-hak adat yang merekan jalankan selama ini, hingga masyarakat Maluku dapat ceria dan juga bahagia di masa depannya.