Prabowo-Sandi Siapkan Strategi Redistribusi Tanah Untuk Petani Gurem

Prabowo-Sandi Siapkan Strategi Redistribusi Tanah Untuk Petani Gurem

Jakarta – Pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno sudah merencanakan strategi redistribusi tanah untuk para petani gurem atau petani yang belum mempunyai tanah sendiri. Program itutersebut di jalankan agar swasembada pangan dapat terwujud. Karena, pada saat ini, walau banyak strategi yang digadang-gadang untuk kepentingan penati, tetapi pada faktanya, swasembada pangan masih belum dapat terealisasi.

Swasembada pangan itu sendiri sampai saat ini masih sebagai salah satu oermasalahan penting yang di jalani negara ini. Perbandingan yang sangat kontras yang dapat menimbulkan swasembada tidak dapat di wujudkan yaitu, terkait dengan kesenjangan kepemilikan ranah sampai terbukanya peluang impor. Hal terssebut di sampaikan oleh Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Eddy Soeparno di Media Center Prabowo-Sandi, di Jl. Sriwijaya I, Jakarta Selatan, pada 01/02/2019.

Dia menjelaskan, bahwa pemerintahan pada saat ini tidak mempunyai peraturan di bidang pangan dan juga distribusi tanah yang tepat. Sampai, komitmen saat kampanye pemerintahan saat ini untuk merealisasikan swasembada pangan tidak tercapai.

“Jika anda melihat kepemilikan tanah saat ini di Indonesia, jutaan hektar berada di tangan beberapa pemilik bisnis, dan ini pada dasarnya diubah menjadi perkebunan kelapa sawit atau kehutanan yang lainnya. Ini perlu di re-evaluasi,” jelas Eddy.

Dia menuturkan, bahwa permasalahan terkai dengan kesenjangan kepemilikan tanah tersebut pun menjadi salah satu penyebab mengapa anak-anak muda menjadi malas untuk bertani. Dampaknya, dunia pertanian mengalami kemunduran, sebab, anak-anak muda memilih bekerja untuk menjadi buruh atau di dalam bidang informal lainnya.

Untuk memcahkan permasalahan yang berurut tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menegaskan bahwa Prabowo-Sandi akan terfokus dalam peraturan redistribusi tanah untuk petani tak bertanah.

Prabowo-Sandi Siapkan Strategi Redistribusi Tanah Untuk Petani Gurem
Prabowo-Sandi Siapkan Strategi Redistribusi Tanah Untuk Petani Gurem (wartahub.com)

“Kekurangan lahan pertanian akan membuat petani tidak memiliki pilihan lain. Jika berkeliling di negeri ini, kita tidak memiliki petani generasi ke 3 atau 4. Kakek nenek mereka adalah petani, tetapi generasi ketiganya menjadi pekerja di tanah yang sebelumnya dimiliki oleh orang tua,” tuturnya.

Menurutnya, bila mereka tak dapat bekerja di tanah tersbeut, makam mereka akan mencari pekerjaan lain, seperti menjadi buruh, dan juga seluruh jenis pekerjaan yang lainnya. Mirisnya, di bangsa ini merupakan tenaga kerja di bidang pertanian justru mengalami penurunan upah.

“Begitu mereka tidak bisa bekerja di tanah itu, mereka akan mencari pekerjaan lain, seperti menjadi buruh, dan semua jenis pekerjaan lainnya. Ironisnya di negara ini adalah tenaga kerja di sektor pertanian malah mengalami penurunan upah, dan ini adalah sesuatu yang menurut kami sangat memprihatinkan,” pungkasnya.