Waduk Malahayu, Brebes Jawa Tengah

Waduk Malahayu, Brebes Jawa Tengah

Waduk Malahayu adalah waduk yang telah ada sejak zaman kolonial Belanda. Waduk, yang terletak di dekat perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Barat, atau lebih tepatnya di Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah, diresmikan pada tahun 1938. Daerah ini memiliki daerah DAS, yang meliputi area seluas Sekitar 63 kilometer persegi. Waduk ini dibangun dengan memblokir air dari Sungai Sungai Kebuyutan, bersama dengan anak-anak sungainya seperti Sungai Cimandala, Sungai Pabogohan, dan Sungai Ciomas. Awalnya waduk ini digunakan sebagai sarana untuk menggenang di perbatasan Desa Malahayu dengan Desa Cipajang dan Desa Penanggapan. Namun, secara bertahap waduk ini mengalami pendangkalan, dan saat ini secara umum hanya membanjiri wilayah Desa Malahayu serta lokasi bendungan utamanya. Waduk Malahayu berjarak ± 6 km dari pusat Kecamatan Banjarharjo atau 17 km dari Kecamatan Tanjung. Daerah wukuk ini digunakan sebagai jalan alternatif yang menghubungkan kota Cirebon, Brebes, dan Slawi. Harga tiket di waduk ini juga sangat terjangkau. Pengunjung hanya harus membayar Rp.6000, mereka bebas menikmati keindahan alam sungai Dundee.

Jika berkunjung ke kawasan waduk ini, sepanjang perjalanan, para wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan area persawahan dan hutan jati, yang sejuk dan masih asri. Untuk dapat mengunjungi Waduk Malahayu ini, para wisatawan terlebih dahulu harus menaiki tangga bendungan atau tanggul. Di area sebelah kanan waduk, terdapat pintu pembuangan air waduk, yang akan dibuka ,ketika kapasitas air pada waduk tersebut meluap, pada musim penghujan. Setelah melewati pintu, maka pengunjung dapat menemukan saluran irigasi, yang digunakan untuk mengairi area persawahan yang berada disekitar waduk Malahayu ini.

Pemandangan waduk Malahayu ini dihiasi dengan pemandangan Gunung Lio dan perbukitan, juga terdapat pulau-pulau kecil di sekitarnya, sehingga menambah daya tarik bagi para wisatawan. Pulau kecil yang terdapat disekitar waduk ini sepert: pulau Ko-ok, pulau Ketukul, pulau Maud, dan Pulau Sahidi Kawasan wisata ini, juga banyak digunakan sebagai tempat untuk berkemah. Waduk Malahayu ini memiliki fasilitas penunjang yang sangat minim. Hal ini dihawatirkan dapat membuat para wisatawan cepat merasa bosan. Sarana hiburan yang disediakan di kawasan ini, hanyalah wisata keliling waduk dengan perahu, wahana becak air, dan taman bermain mini untuk anak-anak. Untuk masalah kuliner, di sekitar waduk ini banyak warung yang menjajakan makanan khas, yaitu hidangan ikan air tawar, dengan harga yang cukup terjangkau.